Agama (25)
banjir (7)
Banten (15)
Berita Terkini (179)
Bisnis-Ekonomi (40)
Budaya (24)
Ekonomi (17)
Hiburan (50)
Iklan Terbaru (7)
International (49)
Kecelakaan (37)
Kesehatan (14)
Komputer (14)
Korupsi (48)
Kriminal (139)
Nasional (98)
Olahraga (82)
Pemerintahan (16)
Pendidikan (132)
Politik (140)
Seputar Tangsel (426)
Teknologi (25)
Transportasi (34)






















Senin, 18 Maret 2013 - 22:56:02 WIB
Dinas Koperasi Tangsel Cari Bapak dan Ibu Angkat Pelaku UKM
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Seputar Tangsel - Dibaca: 161 kali


Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Tangsel telah fokus dalam mengembangkan kerjasama pengusaha dengan UKM yang ada di Kota Tangsel.
 
 
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Nurdin Marzuki mengatakan,  saat ini pihaknya tenga mencari pemodal bagi para UKM. “Bagaimana mencarikan bapak dan ibu angkat bagi para pelaku UKM,” kata Nurdin.
 
        Bapak dan ibu angkat tersebut, lanjut Nurdin, adalah bahasa lain dari penyokong modal untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Kota Tangsel.
 
 Pasalnya, saat ini masalah yang menjadi kendala bagi pengembangan UKM pada permodalan. “Sekarang ini, kebanyakan UKM kendalanya modal. Mereka bingung mengembangkan usaha dengan keterbatasan modal mereka,” jelasnya.
 
        Adapun, program yang akan digalakkan Dinkop dalam merangkul pengusaha untuk mengembangkan UKM pertama khusus untuk pengembang perumahan besar. Seperti BSD, Bintaro, dan Alam Sutera. Pengembang-pengembang itu, katanya, akan diupayakan untuk menyediakan lahan untuk dijadikan sentra UKM Kota Tangsel.
 
 “Misalnya, mereka memberikan lahan fasos fasum atau memberikan CSR-nya untuk digunakan pelaku UKM kita,” terangnya.
 
        Kemudian masalah pelatihan manajemen. Selama ini Dinas Koperasi dan UKM upaya itu sering dilakukannya. Terutama, bagi koperasi yang terdata di Kota Tangsel. “Minimal saya hadir dalam rapat tahunan koperasi itu. Ajang itu, menjadi bagian kami untuk menyebarluaskan informasi kepada para pelaku koperasi,” tutur Nurdin.
 
Nurdin juga mengatakan, kemajuan perekonomian warga, dapat terangkat dari koperasi. Karenanya koperasi menjadi fokus Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan pendidikan serta pelatihan bagi pengurus koperasi di Tangerang Selatan.
“Sudah mencapai 436 unit koperasi di Tangsel. Namun dari jumlah tersebut baru 89 koperasi yang sudah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT),” kata Nurdin.

Dengan fakta tersebut menjadi landasan dasar Dinas Koperasi dan UKM untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi pengurus koperasi.
“Tujuannya agar, koperasi-koperasi yang sudah terbentuk dapat berjalan sebagaimana mestinya. Tidak sekadar dibentuk dan asal ada,” tegasnya.

Pendidikan dan pelatihan tersebut tidak hanya berisikan materi tentang pembentukan koperasi dan aturan hukumnya, tetapi juga membahas secara rinci tentang lembaga bernama koperasi. “Peserta diajak mengenal lebih jauh jati diri koperasi. Memahami landasan eksistensi pengawas, pengantar audit, dan praktik audit dalam koperasi,” jelasnya.

Nurdin juga menyampaikan, bahwa Pemkot Tangsel bertekad menjadikan Tangsel sebagai kota koperasi. Namun hal ini bisa terwujud bila terjalin kerjasama dan partisipasi pelaku koperasi di Tangsel dengan baik. Cukup dengan fokus dan konsentrasi dalam pengembangan lembaganya pelaku koperasi sudah turut serta dalam mewujudkan kota koperasi  di Tangsel. sumberLtangerangnews.com(ADV)


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 











/ /


April, 2014
MSSR KJS
  12345
6789101112
1314151617 1819
20212223242526
27282930   




763631

Pengunjung hari ini : 61
Total pengunjung : 141823

Hits hari ini : 220
Total Hits : 763631

Pengunjung Online: 4



Bagaimana Menurut Anda Mengenai Pembatasan BBM Bersubsidi ?

Setuju
Tidak Setuju
Cuek Aja

Lihat Hasil Poling