Breaking News
- Di Duga Langgar Sop Oprasional Mitra Pt. Timah di Mentok Menuai Protes
- Bhabinkamtibmas Polsek Balaraja Polresta Tangerang Ajak Tokoh Pemuda Jaga Keamanan Lingkungan Desa G
- Polsek Panongan Ikuti Vicon Panen Raya, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional
- Ciptakan Wilayah Yang Aman dan Kondusif Koramil 04/Cikupa Gelar Patroli Malam
- Polsek Jebus Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Pelaku Diamankan di Muara
- Kapolres Bangka Barat Tegaskan Tidak Ada Ruang Untuk Pelaku Kejahatan di Bangka Barat
- Tim Jatanras Polda Babel Tangkap Remaja Residivis Usai Curi Motor di Bangka Tengah
- Wabup Intan Dorong IGRA Kuatkan Kolaborasi Bangun Pendidikan Anak Usia Dini Yang Berkualitas
- Bupati Tangerang Resmikan Greenhouse dan Panen Perdana Melon di Desa Sodong
- Bupati Tangerang Tinjau Progres Penanganan Banjir di Villa Permata Balaraja
Kisah Inspiratif Juki, Juru Parkir di Persimpangan Depok Yang Tak Pernah Menyerah Demi Keluarga
Sosok Sederhana Bernama Juki Menjadi Potret Nyata Perjuangan Hidup Masyarakat Kecil di Kota Depok

Depok, infokomnusantaranews.id
Di tengah hiruk pikuk lalu lintas dan teriknya matahari siang yang menyengat tepat di atas kepala, sosok sederhana bernama Juki menjadi potret nyata perjuangan hidup Masyarakat kecil di Kota Depok. Pria yang Sehari-hari berprofesi sebagai Juru parkir di persimpangan jalan Depok ini dengan sabar dan penuh ketulusan mengais rezeki demi menafkahi Keluarga kecilnya, Selasa (6/1/2026).
Saat sebagian orang berteduh menghindari panas matahari “tengari bolong”, Juki justru berdiri tegak di tengah jalan, mengatur lalu lintas seadanya, membantu para Pengendara dan pejalan kaki menyeberang dengan aman. Dengan rompi lusuh dan peluit di tangan, ia menjalani rutinitas yang tak mudah, namun sarat dengan nilai perjuangan dan keikhlasan.
Pendapatan Juki jauh dari kata pasti. Uang receh demi receh ia kumpulkan dari para pengguna jalan. Ada yang memberinya dengan ikhlas, ada pula yang berlalu tanpa menoleh. Namun, semua itu tak pernah menyurutkan semangatnya. Bagi Juki, setiap Rupiah yang ia peroleh adalah harapan untuk memenuhi kebutuhan Keluarga tercinta di rumah.
“Kadang dikasih, kadang enggak. Tapi tetap harus dijalani,” ungkap Juki singkat, sambil tersenyum pasrah namun penuh keteguhan.
Dibalik kesederhanaannya, Juki menyimpan filosofi hidup yang kuat. Ia percaya bahwa kerja keras, kejujuran, dan pantang menyerah adalah kunci untuk bertahan dalam kerasnya kehidupan. Tidak ada keluhan berlebihan yang keluar dari mulutnya, hanya rasa syukur dan tekad untuk terus berusaha.

Kisah Juki menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik kemacetan dan kesibukan Kota, masih banyak Sosok-sosok pejuang kehidupan yang bekerja tanpa sorotan, tanpa jaminan, namun penuh dedikasi. Mereka adalah Pahlawan Keluarga yang sesungguhnya.
Semoga kisah inspiratif ini dapat mengetuk hati banyak pihak untuk lebih peduli, saling menghargai, dan tidak memandang rendah pekerjaan apapun. Karena sejatinya, setiap pekerjaan halal adalah mulia, selama dilakukan dengan niat baik dan penuh tanggung jawab.
Mari kita ambil pelajaran dari Juki:
hidup boleh sederhana, penghasilan boleh tak menentu, tetapi semangat dan rasa syukur jangan pernah padam, tutupnya.
(Ade Waseso)








